Sunday, 13 November 2011

Kau Salah

Tetesan air mataku jatuh
Mengotori tanah yang kecokelatan
Aku termangu, duduk diam
Menangis

Karena tidak ada yang mengerti
Tidak ada yang mau tahu
Dan yang tahu pun tak peduli

Tidak ada yang peduli pada keringat yang aku keluarkan
Tidak ada yang peduli pada sakit yang kurasakan
Dan tidak ada yang peduli pada air mata yang berjatuhan

Yang ada bukan simpati atau peduli
Namun cacian, makian, ejekan, cemoohan
Kata-kata kasar, tudingan-tudingan
Dan dengan begitu beraninya mereka menunjuk-nunjuk diriku
Mengatakan aku lemah, aku cengeng, aku masih kecil
Dengan alasan satu : aku menangis

Tapi mereka salah, kau salah, semua salah
Ya, kau salah
Kau salah mempertimbangkan aku
Kau salah menafsirkanku
Dan kau salah melakukan ini padaku

Dan suatu saat nanti
Akan kubuktikan bahwa kau salah
Di depan seluruh sekolah, kota, negara bahkan mungkin dunia
Seperti ketika kau membentakku
Di depan semua orang

0 Komentar:

Post a Comment