Saturday, 21 May 2011

Tak Akan Menyesal

Aku telah meninggalkan semuanya
Jauh di belakang, terlupakan
Mereka bilang aku bodoh
Mereka bilang aku konyol
Mereka bilang aku pasti menyesal
Esok hari
Tapi aku tak akan menyesal
Aku tahu itu
Aku tidak akan melihat ke belakang
Aku yakin itu
Karena semuanya telah berlalu
Aku tak mau mengingat-ingat hal itu

Aku tidak akan menyesal
Apapun yang kaukatakan
Aku masih punya jalan hidup di depan
Dan aku tidak mau menyesal
Aku akan terus berjalan

Tuesday, 17 May 2011

Biarlah Aku Bermimpi

Semuanya seperti tak nyata
Seperti sukar dipercaya
Segalanya seperti petir
Membuatku merasa getir
Hati ini sangat sakit
Menerima semua ini sangat sulit

Jadi biarlah aku bermimpi
Melupakan semua ini
Aku tak mau tahu apa yang terjadi
Aku tidak mau lari
Tapi melihat aku tak berani
Jadi biarlah aku bermimpi

Thursday, 12 May 2011

Masih Menunggu

Waktu berlalu
Dan aku masih menunggu
Angin malam menyapu
Menyambut malam tahun baru
Dan aku menunggu
Menunggu kepastian darimu

Aku tak pernah lelah
Aku melupakan segala yang sudah
Aku memang pasrah
Membiarkan takdir berbuat terserah
Tapi harapanku tak pernah punah

Kau memang tak pernah memandang
Bagaimana aku tak patah arang
Tapi aku tak peduli
Harapanku takkan pernah mati
Jadi tolonglah lihat ke sini
Sebentar saja
Buatlah aku bahagia

Sudah tiba, tahun baru
Dan aku masih menunggu
Kehadiran dirimu
Dalam relung hatiku

Tuesday, 10 May 2011

Kesepian

   Malam ini menyebalkan. Ya, malam ini malam Halloween, dan semua orang--yah hampir semuanya, memakai kostum hantu. Mereka pikir itu lucu, padahal tidak. Aku hantu, dan bayangkan bila ada beberapa orang yang memakai kostum dirimu, pasti tidak akan lucu. Apalagi bila yang melakukannya saudara tirimu sendiri, yang kau anggap saudara kandungmu. Sangat menyakitkan, mengingat dialah pembunuhku.
   Aku Rachel Fortnight, dan aku mati lima tahun yang lalu. Angela, saudara tiriku, 'tidak sengaja'  mendorongku dari balkon lantai dua rumah kami, dan aku jatuh. Dan mati. Seperti sekarang ini. Menyebalkan.
 
   Aku bisa melihat Angela menyiapkan wig hitam panjangnya untuk pesta Halloween nanti. Ia bolak-balik melihat bayangan dirinya di cermin kamarnya, memastikan ia terlihat sempurna. Ya, ia memang cantik. Ia mengibaskan rambut merahnya lalu mengerucutkan bibirnya untuk melihat kilauan lipgloss-nya. Rasa marahku menggelegak melihatnya. Ia bisa hidup dan melakukan banyak hal sementara aku terjebak di dunia MATI selamanya. Angela kembali menengok bayangan dirinya di cermin, dan kali ini aku menampakkan diri di belakangnya. Ingin ketawa rasanya melihat Angela menjerit. Aku cepat-cepat membuat diriku tak tampak lagi dan menonton Angela mencari-cari diriku di sekeliling ruangan.
   "Rachel?" Bisiknya cemas. "Apa itu kau?"
   Sunyi. Yeah, tentu saja sunyi, aku tidak mau menjawabnya.


(bersambung)
NB. cerita ini hanya bisa kulanjutkan bila ada yang menyukainya. Jadi tolong centang salah satu 'reaction' di bawah bila Anda ingin membaca kelanjutannya.

Sunday, 8 May 2011

Picture Quotes

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri




 

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri

Picture found by: Google.com
Picture edited by: Fadhilah Fitri
      

NB. Gambar-gambar di atas bukan milik saya, namun quotes serta tulisan yang ada di gambar-gambar di atas milik saya.

Menunggu di Batu Nisan

Di sini aku sendirian
Menunggu seorang teman
Dan aku kedinginan
Sudah lama aku tak merasakan kehangatan
Di sekelilingku hanya kegelapan
Di sini tak ada lagi penerangan
Dan aku menunggu
Di batu nisan

Burung gagak melayang di atas
Sekarang aku merasa kemampuanku sangat terbatas
Aku pun tak bisa menulis di atas kertas
Seperti apapun aku menangis
Tak ada seorangpun yang menggubris
Karena aku tak terlihat
Sejak aku mengalami sekarat

Aku kesepian
Sudah lima tahun aku dihampiri kematian
Meninggalkan segala kehidupan
Dan sekali lagi, aku kesepian
Aku menunggu seorang teman
Aku menunggu di batu nisan
Ayo kemari, bisakah kita berteman?