Tuesday, 18 January 2011

Beri Aku Kesempatan

Kalian tak hiraukan tetes air mataku
Dan kalian harap aku melihat wajah murungmu
Kalian tahu aku berusaha menghilangkan sakit hatiku
Tapi kalian malah menambah parah beban pikiranku


Kalian berkata aku egois
Tapi bukan maksudku aku menjadi seperti keris
Aku bukannya sombong
Hanya saja kalian tak mampu mengisi hidupku yang kosong
Aku bukannya merasa tinggi
Tapi kalian tak bisa menghargai diri
Jadi mau apa kalian ini
Mengejek diriku yang sakit hati
Tanpa merasa malu pada diri sendiri


Kalian memarahiku seakan aku anjing yang nakal
Mungkin kelakukanku memang seperti berandal
Tapi aku masih punya pikiran dan akal
Kalian saja yang jahat bermental barbar
Aku bukannya kurang ajar
Tapi terkadang aku memang kasar
Pada orang-orang yang memperlakukanku seperti serangga kena cacar


Beri aku kesempatan
'Tuk buktikan aku bukan anak yang merasa seperti Tuhan
Aku bukan mau melawan
Tapi aku tak tahu kalian harus kuapakan


Beri aku kesempatan lagi
'Tuk buktikan aku bukan anak yang keras hati
Aku tak bisa ungkapkan apa yang sebenarnya ada di hati ini
Ini rahasiaku sampai nanti


Beri aku kesempatan
Akan kubuktikan
Aku bukan seperti yang kalian katakan

Aku Tak Bisa Mengatakan

Aku tak tahu mengapa
Aku seakan tak bisa mengatakannya
Dan kalian semua yang menatapku tak percaya
Kalian bicara yang sama sekali beda
Berbeda dengan apa yang ada di hatiku yang tersiksa


Kalian bicara dengan lirih
Seakan mendengar itu semua hatiku tak perih
Apa kalian tak tahu hati ini sangat pedih (?)
Kalian tak lihat mataku yang menangis sedih
Meski wajahku tak terlihat mendidih


Aku ingin bisa mengutarakan apa isi hati ini
Tapi mulutku seakan terkunci
Seakan bila aku bicara aku akan mati
Apa kalian tak melihat tangis di mataku ini
Yang sama sekali tak bisa kutahan lagi
Karena kalian telah membuatku sakit hati
Yang tampaknya tak bisa diobati

Dengarlah ratapan hatiku yang merana
Yang sudah sering kalian siksa
Kalian tak bisa percaya
Kalau aku bukan seperti yang kalian kira


Apa salahku pada kalian
Hingga semua ini kalian lakukan
Kalian telah membuatku merasa seperti air selokan
Yang sama sekali tak bisa disucikan
Apa seperti itu mau kalian
Aku mati karena berbagai siksaan
Yang kalian lakukan tapi aku yang merasakan


Apa kalian tak lihat air mataku
Menderas karena sudah banyak jarum di hatiku
Apa kalian tak bisa merasakan sakitnya diriku
Kalian injak-injak dan hina seperti kutu
Seakan aku ini kuman di sepatumu
Yang sama sekali tak bermutu
Yang hanya bisa mengeluarkan bau


Aku bukan yang kalian kira
Tapi aku juga tak bisa mengungkapkan rahasia
Semua guru bicara hal-hal yang membuatku tersiksa
Tapi aku tak bisa bilang apa-apa
Biarlah mereka mau bilang apa
Mau bilang aku seperti iblis dari neraka
Atau debu di celana
Aku tak bisa apa-apa
Ingat rahasia itu hakku juga
Dan kalian tak bisa mengubahnya

Friday, 7 January 2011

Semua yang Kuingini

Banyak hal yang kuingini
Tapi tak ada satupun yang terwujud
Aku tak tahu kenapa
Semua seakan belum cukup bagiku
Semua seakan berpaling dariku


Yang terjadi selama ini
Hanya segala yang tidak kuingini
Seakan dunia sengaja melakukan semua ini
Sengaja melakukan semua ini
Untuk mengsengsarakanku


Tapi setelah berbagai hal kulalui
Aku tahu aku salah
Tuhan dan dunia tidak melakukan ini
Untuk mengsengsarakanku
Semua ini terjadi
Karena Tuhan sayang diriku
Karena Tuhan peduli padaku
Dan ingin aku merasakan bagaimana hidup yang sebenarnya
Dengan jalan penuh derita
Luka di hati dengan simbilu
Dan angin sengsara yang terasa terus berhembus
Tuhan peduli padaku
Tuhan sayang padaku