Tuesday, 18 May 2010

Selamat Tinggal Dunia

   Apabila kita teringat tentang kematian, apa yang kau pikirkan? Kalau aku, sudah pasti menangis. Ya, hidupku memang penuh hal-hal yang memuakkan, tapi aku tetap akan menangis. Kenapa? Karena teringat akan kedua orang tuaku. Ya, aku selalu ingin menangis bila teringat keduanya, mungkin karena aku anak yang sangat buruk dan kurang ajar sekali. 

   Tapi kadang aku ingin kematian datang. Ya, saat semuanya memandangku penuh jijik dan menghinaku seakan aku ini tuli. Dan aku seringkali berharap aku dapat menjadi hantu yang melayang-layang dan menghantui orang-orang yang sering membuatku sedih dan sakit hati. Aku sering berharap seperti itu, bisa kembali lagi dalam bentuk hantu yang seperti kabut dan melayang-layang dan membuat orang-orang yang menghinaku itu menyesal setengah mati untuk kata-kata menyakitkan yang telah keluar dari mulut-mulut mereka yang tak bisa dikendalikan. 

   Dan setelah membayangkan aku menjadi hantu dengan gembira dan senang, aku menjadi ingin menangis. Karena teringat kedua orang tuaku. Yah, itu kan sudah kuceritakan. Mungkin sih, ini omong kosong tidak bermutu, tapi mungkin saja, salah satu dari kalian mengerti, bahwa mengucapkan selamat tinggal pada dunia tidak segampang yang selalu dipikir orang...


0 Komentar:

Post a Comment