Friday, 26 February 2010

Kapak dan Api Peperangan

Kubur saja kapakmu...
Buat apa kau terus mengasahnya...(?)
Menjadikannya tajam dan siap membunuh...(?)


Kau acungkan kapak itu padaku...
Seakan itu bendera kebangsaan...
Lalu kau sulut api kebencian...
Dan bekukan air perdamaian...


Apa kau ingin terus berperang...(?)
Melempar pisau dan jarum...
Dan menebas kepala siapa saja yang kau lihat...(?)


Lihat api yang kau sulut...
Tidak saja membakar hatiku...
Namun juga hatimu...
Hati nuranimu...


Kapak dan apimu tidak hanya menyiksaku...
Namun juga menyiksamu...
Menyiksa orang-orang yang kau cintai...


Kapakmu tak akan tajam selamanya...
Dan apimu akan padam esok hari...
Air perdamaian akan mencair...


Api di hatimu tak akan terus membara...
Batinmu tak akan buta selamanya...
Kebengisanmu akan berakhir...
Dan kau akan menyesal telah menyulut api kebencian...
Dan asah kapak peperangan...

24 Februari 2010
Digubah oleh Fadhilah Fitri Primandari

1 Komentar:

Ginny Laura said...

WOW Keren nie artikelnya
Sambil baca artikel ini, Aku numpang promosi deh !
Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter

Post a Comment