Monday, 5 October 2009

Mayat

Mayat…
Kau pucat,
Kau diam… tak bergeming…
Kau terbujur kaku…


Mayat…
Tak punya nyawa…
Hanya badan yang kaku…
Dengan wajah pucat mengerikan…


Mayat…
Kau terbujur kaku…
Kau mati…
Tetapi mengapa kami takut melihatmu…(?)
Kau tak bisa apa-apa, kau bahkan tak bisa bergerak…
Tetapi mengapa kami semua… takut…(?)


Mayat,
Kau tak bisa bicara…
Kau tak bisa apa-apa…(!)
Apa yang telah kau lakukan pada kami…(?)
Apa…(?)
Sehingga kami semua gemetar melihatmu…
Sehingga kami semua merinding mendengar namamu…
Hingga kami seakan-akan terpaku… bila membayang akan dirimu…

Mayat…
Aku pasti akan menjadi sepertimu suatu hari nanti…
Aku akan memiliki wajah pucat…
Aku akan diam… aku akan terbujur kaku…
Seperti kau…
Aku akan kehilangan nyawa…
Aku akan dikubur…
Dan … jasadku akan menghilang…
Akan termakan waktu, termakan cuaca…
Aku akan menjadi tengkorak… tulang-belulang, yang rapuh bila disentuh…
Dan.. lama-lama… seluruhnya… semua yang tersisa, tulang… tengkorak…pun akan habis
Akan menghilang… tuk’ selama-lamanya…

Digubah pada tanggal 4 Oktober 2009
Oleh Fadhilah Fitri Primandari

0 Komentar:

Post a Comment